Your happiness in your DNA
Tubuhmu adalah kuil hidup tempat takdir dan ikhtiar berpelukan. Di balik denyut nadi, tersimpan kitab abadi bertinta cahaya ,setiap sel mencatat bisikan syukur dan rintihan doa. Kebahagiaan bukan warisan pasif, melainkan seni menyelaraskan *desain ilahi* dengan pilihan sadar.
Di ususmu, triliunan makhluk mikro bertasbih memintal hormon kebahagiaan. Di jantungmu, medan elektromagnetik bergema selaras dengan detak bumi saat kau beristighfar. Keriput di kulitmu adalah kaligrafi waktu, uban mahkota hikmah.
Pernapasan sadarmu adalah kunci: Tarik keajaiban, raih kebijaksanaan, Hembuskan beban.
Bahagia lahir ketika kau sadar:
37 triliun sahabat setia dalam daging dan darahmu
telah bertasbih menyebut Nama-Nya
sebelum lidahmu belajar berdoa.
Tubuhmu mushaf berjalan,
kebahagiaan: bahasa rindu sel-sel
akan Sang Pencipta.
Dian Sukma